Seputar Rukun Dan Abab Dalam Berdoa

√Doa Agar Dibersihkan Segala Dosa-dosa Lengkap

√Doa Agar Dibersihkan Segala Dosa-dosa Lengkap-Doa Merupakan senjata utama kaum mislimin, karena dengan berdoa segala macam harpan kita gantungkan kepada yang memliki alam semesta ini dan Dia Allah SWT, dengan bersungguh -sunnguh dan penuh dengan kerendahan serta pengharapan murupakan salah satu adab dalam berdoa. Karena tugas kita hanya berdoa saja perkara dikabulkan atau tidak bukan merupakan prioritas utama sebab semua itu kita kembalikan lagi kepada Allah SWT.

Dan untuk mencapai unsur unsur keutaman dalam bedoa, maka diharapkan kita memenuhi adab dalam berdoa antara lain:
  1. Berdoalah dalam keadan suci atau memiliki wudhu
  2. Luruskan Niat [Dengan niat yang baik]
  3. Awali dengan Bismillah dan pujian kedapa Allah & Rasulluah
  4. Penuh dengan kerendahan dan pengharapan
  5. Hilangkan sifat somboong
  6. Berdoa dengan Menghadap kearah Kiblat
Dengan berdoa pikiran dan perassan kita menjadi tenang, sebab segala macam keluh kesah atau pengharapan sudah kita sampaikan kepada Allah SWT. Dan yang paling utama adala rasa syukur kita kepada Allah jangan sampai hilang. Sebab itu semua merupakan nikmat yang paling tinggi tiada tara , sebab orang yang masih bisa bersyukur merupakan golongan orang yang lebih mudah dalam mengharapkan dan menerima keridhoan kepada Allah SWT.
Baca Juga:

    Blog Khusus Doa - Jika kita renungkan, mungkin hati kita akan terus dan terus menangis, teringat akan segala dosa-dosa yang telah kita lakukan setiap hari baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagai manusia biasa kita tidak luput dari dosa. Entah sudah berapa banyak dosa-dosa yang telah kita lakukan disetiap menit, setiap jam, setiap hari, setiap minggu dan setiap bulan bahkan setiap tahun, tentu sangat banyak sekali dosa-dosa yang sudah dilakukan.

    Allah SWT Maha Penyayang, Maha Pengampun atas segala dosa-dosa hambanya yang mau bertaubat dan berdoa minta ampunan. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu memanjatkan doa-doa mohon ampun atas segala kesalahan serta bertaubat untuk tidak melakukan dosa-dosa yang sama dan dosa lainnya. Amin. Salah satu bacaan doa yang dapat kita panjatkan agar dibersihkan dari segala dosa adalah sebagai berikut seperti dikutip dari ebook kumpulan doa sehari-hari yang disusun oleh Kementrian Agama RI tahun 2013. Berikut adalah lafadz bacaannya lengkap dalam bahasa arab dan terjemahannya.
    اَللهُمَّ اِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ اَنْتَ فَاغْفِرْلِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
    Artinya :
    Ya Allah Tuhanku, sesungguhnya aku banyak berbuat dzalim, tidak ada yang bisa mengampuni dosaku ini selian Engkau. Ya Allah, berikanlah keampunan dari sisi-Mu. Ya Rabb, sesungguhnya Engkau adalah Tuhan Yang Maha Pengampun.
    Ternyata bacaan doa tersebut sering kita panjatkan setiap hari pada waktu sholat fardhu 5 w aktu. Yaitu setelah tasyahud akhir sebelum salam kita selalu membaca doa pembersih seluruh dosa seperti diuraikan diatas. Kita juga patut untuk membaca doa ini setiap berdoa setelah selesai sholat, agar supaya dosa-dosa kita yang sangat amat teramat banyak segera dibersihkan dan diampuni oleh Allah SWT. Amin.

    (Pelajari juga: Bacaan Doa setelah Sholat Wajib Lengkap Arab, Latin dan Artinya)

    Teman-teman, itu saja yang dapat kami share pada kesempatan yang baik ini. Semoga Allah SWT selalu mendengar dan mengabulkan doa-doa kita semua. Amin. Jangan bosan-bosan untuk belajar dan terus belajar tentang doa-doa baik dari Blog ini maupun dari media pembelajaran lainnya. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.
    Blog Khusus Doa - Seringkali kita dengar istilah "Sunnah Rasul" pada malam jum`at yang mana hal itu menjurus kepada suami istri khususnya untuk urusan ranjang. Ya, banyak masyarakat yang memahami bahwa hubungan suami istri pada malam jum`at sama seperti melakukan sunnah Rasul. Benarkan demikian? Untuk lebih jelasnya silakan teman-teman bisa pelajari pada artikel yang berjudul: "Keutamaan Berhubungan Intim di Malam Jum`at"

    Dalam islam, ada beberapa waktu terbaik yang memang dianjurkan untuk melakukan hubungan ranjang suami istri, salah satunya yaitu pada malam jum`at. Jadi, soal hubungan suami istri, tak lagi hanya urusan syahwat semata. Lebih jauh, ia bahkan bernilai ibadah di mata sang Pencipta. Untuk itu, hendaknya suami istri bisa memilih waktu-waktu terbaik untuk melakukan hubungan.

    Lantas, kapankah waktu terbaik untuk suami istri berhubungan badan menurut islam? . Untuk lebih jelasnya, silakan teman-teman simak ulasan berikut ini sebagaimana kami lansir dari laman Islampos.

    Waktu terbaik untuk berhubungan pasutri yang pertama yaitu ada kondisi dimana suami dianjurkan untuk mendatangi istrinya. Keadaan itu adalah ketika suami tidak sengaja melihat seorang wanita dan dia terpikat dengannya.
    Wanita itu, ketika dilihat seperti setan (punya kekuatan menggoda). Karena itu, jika ada lelaki melihat wanita yang membuatnya terpikat, hendaknya dia segera mendatangi istrinya. Karena apa yang ada pada istrinya juga ada pada wanita itu. (HR. Turmudzi 1158, Ibnu Hibban 5572, ad-Darimi dalam Sunannya 2261, dan yang lainnya. Sanad hadis ini dinilai shahih oleh Syuaib al-Arnauth). (Pelajari juga: Fantasi Seks dalam islam sama dengan Zina?)

    Waktu terbaik untuk berhubungan pasutri yang Kedua yaitu berdasarkan beberapa riwayat berikut beberapa kebiasaan orang soleh di masa silam untuk melakukan hubungan badan.

    Tiga waktu aurat
    Tiga waktu aurat adalah sebelum subuh, siang hari waktu dzuhur, dan setelah isya.

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالَّذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلاثَ مَرَّاتٍ مِنْ قَبْلِ صَلاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُمْ مِنَ الظَّهِيرَةِ وَمِنْ بَعْدِ صَلاةِ الْعِشَاءِ ثَلاثُ عَوْرَاتٍ لَكُمْ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌ بَعْدَهُنَّ طَوَّافُونَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الآيَاتِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
    Artinya :
    Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) Yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya`. (Itulah) tiga `aurat bagi kamu. tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. An-Nur : 58)
    Penjelasan:
    "Dulu para sahabat radhiyallahu ‘anhum, mereka terbiasa melakukan hubungan badan dengan istri mereka di tiga waktu tersebut. Kemudian mereka mandi dan berangkat shalat. Kemudian Allah perintahkan agar mereka mendidik para budak dan anak yang belum baligh, untuk tidak masuk ke kamar pribadi mereka di tiga waktu tersebut, tanpa izin". (Tafsir Ibn Katsir, 6/83).
    (Pelajari juga: 8 Adab/Etika Suami Istri saat Berhubungan Badan)

    Setelah Tahajud
    ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur di awal malam, kemudian bangun tahajud. Jika sudah memasuki waktu sahur, beliau shalat witir. Kemudian kembali ke tempat tidur. Jika beliau ada keinginan, beliau mendatangi istrinya. Apabila beliau mendengar adzan, beliau langsung bangun. Jika dalam kondisi junub, beliau mandi besar. Jika tidak junub, beliau hanya berwudhu kemudian keluar menuju shalat jamaah". (HR. an-Nasai 1680 dan dishahihkan al-Albani).
    Teman-teman, itulah beberapa waktu terbaik untuk suami istri melakukan hubungan ranjang, semoga kita semua diberi keturunan/anak-anak yang sholeh dan sholehah, berbakti kepada orang tua, agama, bangsa dan negara. Amin. Jika teman-teman ada yang lebih tahu dan faham tentang waktu terbaik menurut islam untuk hubungan suami istri, silakan teman-teman bisa share dimari via kolom komentar yang sudah kami sediakan. Terima kasih, semoga bermanfaat.
    Blog Khusus Doa - Dalam sehari semalam kita diwajibkan untuk sujud sebanyak 17 kali, yakni menjalankan ibadah sholat fardhu 5 waktu. Jika kita sering melakukan sholat-sholat sunnah maka tentu sujud kita dalam sehari semalam lebih dari 17 kali. Memperbanyak sujud dalam shalat adalah memperbanyak shalat itu sendiri semisal dalam bentuk shalat sunnah. Sujud dapat menjadi salah satu cara untuk melakukan menghapus dosa dengan membaca istghfar dalam sujud kita.

    Sujud merupakan salah satu rangkaian dalam rukun shalat. Sujud berarti `memuliakan`, `menghormati`, `tunduk dan patuh` kepada Allah SWT. Di dalam Islam, ada beberapa jenis sujud, yakni sujud sahwi (sujud yang dilakukan karena lupa dalam gerakan shalat), sujud syukur (sujud yang dilakukan sebagai tanda bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan-Nya) dan sujud tilawah (sujud yang dilakukan saat menjumpai ayat-ayat sajdah). (Pelajari juga: Bacaan Sujud dan Doa Duduk diantara Dua Sujud Lengkap Arab, Latin dan Artinya)

    Dalam kaitan sujud tilawah, terdapat hadis yang artinya:
    “Nafi` dari Ibnu Umar meriwayatkan: Rasulullah saw membacakan untuk kami satu surat, yakni surat As Sajdah, lalu Rasulullah saw sujud dan kamipun sujud bersamanya” (HR.Bukhari dan Muslim).
    Sujud dapat membuat manusia memiliki predikat Ibadurrahman atau hamba Tuhan yang maha penyayang dan akan mendapat jaminan masuk surga. Hal ini sebagai mana difirmankan oleh Allah SWT dalam Alquran Surat Al Furqan ayat 63-64 yang artinya: "Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, Salam, dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri".

    Wajah yang kita sungkurkan ke tanah untuk sujud kelak akan bercahaya pada hari kiamat. Bahkan anggota tubuh yang biasa kita gunakan untuk bersujud kepada Allah tidak akan tersentuh neraka.

    Agar perintah sujud dapat kita laksanakan dengan penuh penghayatan, maka setiap kita perlu memahami apa makna atau hikmah dibalik perintah sujud kepada Allah swt. Di antaran hikmah sujud adalah sebagai berikut: sebagai wujud kepatuhan. Sujud yang secara harfiyah berarti patuh menunjukkan bahwa bila manusia sujud, berarti ia siap untuk menunjukkan kepatuhan dalam situasi dan kondisi yang bagaimanapun juga sebagaimana alam semesta sudah tunduk pada ketentuan Allah SWT.

    Sebagaimana firmah Allah SWT:
    وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَظِلالُهُمْ بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ
    Artinya :
    “Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari.” (QS. Ar Ra’d: 15).
    Sujudnya apa yang di langit dan di bumi berarti kepatuhannya memenuhi ketetapan Allah SWT yang berkaitan dengan alam semesta, bahkan bayang-bayangpun sujud untuk menunjukkan betapa besar kekuasaan Allah swt terhadap alam raya ini.

    Selain itu sebagai, tuntutan Iman dan ilmu. Orang yang berilmu dan mendasari penguasaan ilmunya itu dengan iman akan membuat ia selalu sujud kepada Allah SWT. Hal ini, karena ilmu memang akan mengantarkan seseorang kepada iman yang mantap mengingat betapa luas ilmu yang dimiliki Allah swt dan betapa sedikit ilmu yang bisa kita kuasai, ini semua akan membuat seorang mukmin harus selalu bersujud kepada Allah SWT

    Namun, kenyataan menunjukkan, bahwa banyak manusia yang tidak mau sujud kepada Allah SWT. Itu karena kesombongannya dan keengganan mereka untuk tunduk pada perintah Allah. Kondisi ini akan membuatnya semakin jauh dengan ajaran yang datang dari Allah SWT. Padahal sebenarnya, mereka amat membutuhkannya.

    Sujud termasuk ibadah yang teragung dan dicintai oleh Allah SWT. Ini karena, di dalamnya, terkandung kesempurnaan, penghinaan, dan perendahan diri kepada Allah SWT. Bagaimana tidak? Kepala merupakan anggota tubuh yang terletak paling atas dan ini kita sungkurkan ke tanah sebagai bentuk ketundukan kepada Sang Pencipta.
    Blog Khusus Doa - Sholat Tahajjud adalah Sholat Malam yang dikerjakan setelah bangun dari tidur meskipun tidurnya hanya sebentar, dengan waktu pelaksanaannya yaitu setelah sholat isya hingga terbit fajar. Banyak sekali fadillah atau keutamaan dari shalat tahajjud bagi siapa saja yang mengamalkannya, sebagaimana yang dijelaskan oleh hadits-hadits Rasulullah SAW, yang Insya Allah akan kami paparkan pada halaman ini.

    Shalat malam (tahajjud) juga memiliki hikmah yang sangat luar biasa bagi kesehatan manusia, baik untuk penyembuhan maupun mencegah penyakit seperti; menyembuhkan penyakit diabetes, mencegah pembengkakan jantung, mencegah penyakit hipertensi dan masih banyak lagi. Untul lebih jelasnya silakan baca artikel kami yang berjudul "Masya Allah, Hikmah Sholat Tahajuud Bagi Kesehatan Manusia Sangat Luar Biasa"

    Untuk membuka lebih banyak lagi pengetahuan kita tentang shalat malam tahajjud, berikut ini akan kami share beberapa keutamaan / fadhillah sholat tahajjud sesuai hadits Rasulullah SAW, sebagaimana kami kutip dari laman Islam Pos. Berikut ulasannya:

    Keutamaan / Fadhillah Sholat Malam (Tahajjud)

    • Sholat malam adalah ibadah yang biasa dikerjakan orang-orang sholeh, ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT, penghapus berbagai kesalahan dan pencegah dari perbuatan dosa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
      “Hendaklah kalian sholat malam, karena sholat malam adalah kebiasaan yang dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia adalah ibadah yang mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus berbagai kesalahan dan pencegah perbuatan dosa.” (HR. Tirmidzi)
    • Sholat malam merupakan sholatnya para abraar (orang-orang yang banyak berbuat kebaikan), Nabi SAW jika mendoakan salah seorang diantara sahabat beliau berkata :
      “Semoga Allah menjadikan atas kamu sholatnya orang-orang yang banyak berbakti, mereka sholat di malam hari dan berpuasa di siang hari, mereka tidak mempunyai dosa dan tidak pula melakukan kejahatan.” (HR. Abd al-Humaid dan abd-Dhiyaa’ al Maqdisi dan disahihkan oleh Syeikh al-Albani r.a [silsilah al-Ahadits ash-Shahiihah no : 1810])
    • Sholat malam adalah sholat yang disaksikan (masyhudah). Rasulullah SAW bersabda :
      “Sesungguhnya dekat-dekatnya Allah kepada seorang hamba adalah di tengah malam, maka jika kamu mampu tergolong orang-orang yang mengingat Allah pada saat itu, jadilah.” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam “shahihnya” no : 1085)
      Dari Amr bin Abasah r.a. berkata :
      Aku berkata : Wahai Rasulullah, (bagian) dari malam manakah yang paling didengar (oleh Allah)? beliau bersabda : “Pertengahan malam yang terakhir, maka sholatlah sesukamu, karena sholat tersebut disaksikan dan dicatat hingga kamu sholat subuh.” (HR. Abu Dawud)
      Hadits Ali bin Abi Thalib r.a., Rasulullah SAW bersabda :
      “Sesungguhnya seorang hamba bila bersiwak, lalu berdiri mengerjakan sholat, maka berdirilah seorang malaikat dibelakangnya lalu mendengarkan bacaannya dengan seksama kemudian dia mendekatinya – atau beliau mengucapkan kalimat seperti itu – hingga malaikat itu meletakkan mulutnya di atas mulutmu, maka tidaklah keluar dari mulutnya bacaan Al-Qur’an itu melainkan langsung ke perut malaikat, oleh sebab itu bersihkanlah mulut-mulut kalian untuk membaca Al-Qur’an.”
    • Sholat malam salah satu amal yang menyebabkan pelakunya masuk surga berdasarkan sabda Nabi SAW :
      “Wahai manusia! Sebarkanlah salam, berilah makan dan sholatlah di malam hari ketika manusia sedang tidur lelap, niscaya kamu masuk surga dengan penuh kedamaian.” (HR. Ibnu Majah)
    • Orang yang bangun dari tidurnya untuk mengerjakan sholat niscaya akan terlepas dari ikatan setan, dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda :
      “Setan mengikat tiga ikatan pada bagian belakang kepala salah seorang di antara kamu ketika tidur, dia mengencangkan setiap ikatan itu (seraya berkata) malam yang panjang bagimu, maka tidurlah! jika ia bangun lalu mengingat Allah, terlepaslah satu ikatan, jika ia berwudhu maka terbukalah satu ikatan lagi, dan jika ia sholat terbukalah sata ikatan lagi, lalu ia menjadi semangat lagi veria dan jika tidak, jiwanya menjadi jelek lagi malas.” (HR. Bukhari)
    • Sholat malam sebagai sebab rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, berdasarkan hadits Rasulullah SAW :
      “Allah merahmati seorang suami yang bangun dimalam hari lalu dia sholat dan membangunkan isterinya, jika sang istri enggan, ia percikkan air ke wajahnya dan Allah merahmati seorang istri yang bangun di malam hari lalu dia sholat dan membangunkan suaminya jika suaminya enggan, dia percikkan air pada wajahnya.” (HR. Abu Dawud)
      Hadits ini sebagai anjuran untuk membangunkan isteri/keluarga agar mengerjakan sholat malam.
    • Orang yang mengerjakan sholat malam memperoleh cinta Allah, dari Abu Darda’ r.a. berkata Nabi SAW bersabda :
      “Tiga golongan yang Allah mencintai dan tertawa kepada mereka serta memberi mereka berita gembira; orang yang manakala ada sekelompok pasukan terbuka peluang perang, dia berperang di belakang barisan pasukan itu dengan dirinya karena Allah SWT, (dia diantara satu dari dua pilihan) terbunuh atau dimenengkan oleh Allah SWT dan dicukupinya, maka Dia berkata : “Lihatlah kepada hamba-Ku ini, bagaimana ia bersabar dengan dirinya karena Aku. Orang yang mempunyai isteri yang cantik dan kasur yang lembut lagi bagus, lalu dia bangun sholat di malam hari, maka Allah berkata : Dia meninggalkan syahwatnya dan mengingat Aku, sekiranya dia mau tentunya dia tidur dan orang yang mana bila dia berada dalam perjalanan bersama para musafir yang bergadang lalu tidur maka dia bangun sholat di akhir malam baik dalam kondisi tidak senang atau senang.” (HR. Thabrani)
    • Sholat malam memasukkan seorang hamba tergolong orang-orang yang banyak berdzikir mengingat Allah, berdasarkan hadits Abu Hurairah dan Abu Sa’id al-Khudri r.a., Rasulullah SAW bersabda :
      “Apabila seorang suami membangunkan isterinya di malam hari lalu mereka sholat berjama’ah dua raka’at niscaya mereka dicatat tergolong orang-orang yang banyak mengingat (Allah).” (HR. Abu Dawud)
      Sedangkan orang yang banyak berdzikir mengingat Allah, akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar di sisi-Nya. Allah SWT berfirman :

      إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
      Artinya :
      “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al-Ahzaab : 35)
    • Orang-orang yang paling mulia di antara umat ini, mereka yang senantiasa mengerjakan sholat di malam hari, Abdullah bin Abbas r.a. meriwayatkan dari Rasulullah SAW beliau bersabda :
      “Orang-orang yang paling mulia dari umatku adalah para pembawa Al-Qur’an dan orang-orang yang senantiasa sholat di malam hari.” (HR. Ibnu Abid Dun-ya dan al-Baihaqi)
      Dalam hadits Sahl bin Sa’ad dia berkata :
      “Jibril pernah datang kepada Nabi SAW lalu berkata : “wahai Muhammad! hiduplah sesukamu, sesungguhnya engkau akan mati, berbuatlah sekenhendakmu sesungguhnya engkau akan dibalas dengannya dan cintailah siapa saja yang engkau sukai, sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya, ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mu’min adalah (dengan) sholat malam dan kehormatan/keperkasaan manakala tidak tergantung kepada manusia.” (HR. Thabrani)
    • Sholat malam sholat yang paling afdhol setelah sholat lima waktu, berdasarkan hadits Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda :
      “Puasa yang paling afshol setelah puasa ramadhan adalah di bulan Muharram dan sholat yang paling afdhol setelah sholat wajib adalah sholat malam.” (HR. Muslim)
      Dan Riwayat yang lain beliau bersabda :
      “Sholat yang paling afdhol setelah sholat wajib adalah sholat di tengah malam.” (HR. Muslim)
    • Orang-orang yang senantiasa sholat malam memiliki surga yang khusus untuk mereka. Dari Abdullah bin Umar dari Nabi SAW bersabda :
      “Sesungguhnya di surga ada sebuah ruangan yang mana bagian luarnya dapat dilihat dari dalmnya dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luarnya, Allah menyiapkannya untuk orang yang memberikan makan, melembutkan tutur kata, senantiasa mengikuti sholat dan sholat di malam hari ketika manusia sedang tidur lelap.” (HR. Thabrani)
      Pada redaksi yang lain berbunyi :
      “Sesungguhnya di surga itu ada sebuah ruangan yang mana bagian luarnya dapat dilihat dari dalmnya dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luarnya”, maka Abu Malik al-Asy’ariy bertanya : “untuk siapakah ruangan itu, wahai Rasulullah? “beliau bersabda : “Untuk orang yang baik pembicaraannya, yang memberikan makan dan sholat di malam hari ketika manusia sedang tidur.” (HR. Thabrani)
    • Setiap malam ada dua saat, jika seorang hamba berdo’a pada saat tersebut niscaya do’anya terkabul, berdasarkan hadits jabir bin Abdullah r.a. beliau berkata aku mendengar Nabi SAW bersabda :
      “Sesungguhnya pada malam hari ada dua saat, tidaklah seorang muslim memohon kepada Allah kebaikan dari urusan dunia dan akhirat bertepatan dengan saat tersebut, melainkan Dia memberikan permohonan dan hal tersebut pada setiap malam.” (HR. Muslim)
    • Abdullah bin Mas’ud berkata :
      “Sesungguhnya Allah tertawa kepada dua orang, seorang yang bangun meninggalkan kasur dan selimutnya di malam yang dingin, lalu ia berwudhu kemudian is sholat, maka Allah SWT berkata kepada para malaikat-Nya : “Apa yang mendorong hamba-Ku ini berbuat demikian? Mereka menuturkan : “(Karena) mengharapkan apa yang ada di sisi-Mu dan takut dari apa yang ada di sisi-Mu”, maka Allah-pun berkata : “Sesungguhnya Aku telah memberikan apa yang diharapkannya dan mengamankannya dari apa yang ditakutinya.” (HR. ath-Thabrani)
    • Orang yang berniat akan bangun di malam hari untuk melaksanakan sholat malam, lalu tertidur maka dicatat baginya pahala sholat malam, dari Abu Darda r.a. berkata, Nabi SAW bersabda :
      “Barang siapa mendatangi kasurnya dengan niat akan bangun untuk sholat di tengah malam, kemudian dia tertidur hingga pagi hari, niscaya dicatat baginya niatnya, dan tidurnya sebagai sedekah dari Rabb-nya.” (HSR Nasaa’i, Ibn Majah, Ibn Khuzaimah)

    Subhanallah, sungguh banyak sekali fadhilah dan keutamaan sholat malam tahajjud dan sangat di sayangkan sekali jika kita meninggalkannya. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu konsisten untuk menunaikan ibadah sholat sunnah malam atau sholat tahajjud. Amin.
    (Pelajari juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud Bahasa Arab, Latin Lengkap dengan Artinya)

    Bagi teman-teman yang Alhamdulillah sudah melaksanakan sholat malam ini, jangan lupa untuk membaca Lafadz Doa Sholat Tahajjud Lengkap Arab, Latin dan Terjemahannya setelah selesai melaksanakannya. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin Amin Ya Robbal A`lamiin. Amin
    Blog Khusus Doa - Setiap orang memiliki mata pencaharian yang berbeda-beda, namun semuanya tentu ingin usaha atau mata pencahariannya dimudahkan serta dilancarkan oleh Allah SWT. Banyak cara untuk melakukannya, dan yang tidak boleh ditinggalkan pula yaitu berdoa, serahkan semua kepada-Nya atas segala usaha dan ikhtiar kita. Nah, salah satu lafad doa agar dimudahkan mata pencaharian, teman-teman bisa mempelajarinya dihalaman ini.

    Bagi teman-teman yang kebetulan masih nganggur dan/atau sedang mencari pekerjaan, tetaplah semangat untuk terus berusaha, pantang menyerah serta jangan lupa untuk mengamalkan doa berikut ini: "Doa Agar Cepat Dapat Kerja/Pekerjaan Lengkap Arab, Latin dan Artinya"

    Adapun bacaan doa untuk memudahkan mata pencaharian adalah sebagai berikut, sebagaimana yang kami kutip dari ebook kumpulan doa sehari-hari terbitan dari Direktorat Penerangan Agama Islam dan Kementrian Agama RI. Berikut adalah lafadz doanya:

    بِسْمِ اللهِ عَلَى نَفْسِي وَمَالِي وَدِيْنِي. اَللهُمَّ رَضِّنِى بِقَضَائِكَ وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا قُدِّرَ عَلَيْهِ حَتَّى لاَاُحِبُّ تَعْجِيْلَ مَااَخَّرْتَ وَلاَتَأْخِيْرَ مَاعَجَّلْتَ
    Artinya :
    Dengan nama Allah, semoga Engkau menjaga diri kami, harta kami dan agama kami. Wahai Allah, ridhailah kami dari ketetapan-Mu dan berilah berkah kepada kami pada segala apa yang telah Engkau putuskan sehingga kami tidak suka apa yang Engkau mempercepatkan apa yang Engkau akhirkan dan tidak pula menyukai mengakhirkan apa yang Engkau cepatkan
    Itulah lafadz doa mohon dilancarkan mata pencaharian. Marilah kita amalkan doa tersebut setiap hari dan semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran kepada kita semua serta rezeki yang kita terima adalah rezeki yang halalan toyyiban sehingga berkah bagi keluarga kita. Amin Ya Rabbal A`lamiin.

    Selain doa diatas, teman-teman silakan pelajari juga: "Bacaan Doa Pembuka Rezeki dari Segala Penjuru Lengkap". Tetaplah syukuri atas rezeki yang kita dapatkan, jangan pernah mengeluh, tetaplah bersyukur. Semoga bermanfaat.

    Share on Facebook
    Share on Twitter
    Share on Google+

    Related : √Doa Agar Dibersihkan Segala Dosa-dosa Lengkap

    0 komentar:

    Posting Komentar